Minggu, 15 April 2012

MAKALAH PERENCANAAN PENDIDIKAN, ARTI DAN KEPENTINGANNYA


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI
2011
   KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Alhamdulillaahirabbil’alaamiin, puji syukur senantiasa kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas berkat limpahan rahmat, karunia dan hidayahNya-lah kami dapat menyelesaikan makalah tentang ’’Perencanaan Pendidikan,Arti dan Kepentingannya’’.
Selain bertujuan untuk memenuhi tugas Mata Perencanaan Pengajaran, makalah ini juga disusun dengan maksud agar pembaca dapat memperluas ilmu dan pengetahuan tentang apa yang dimaksud dengan Perencanaan pendidikan,arti dan kepentingannya.
 Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Dosen Mata Kuliah Perencanaan Pengajaran yang telah membimbing kami. Tak lupa pula ucapan terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu kami dal menyelesaikan makalah ini.
Kritik dan saran selalu kami harapkan demi penyempurnaan makalah-makalah selanjutnya. Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
                                                                                                        Kendari,25-10-2011
                                                                                                           
         HARTO KAMBATON

DAFTARISI

KATA PENGANTAR.................................................................................................
DAFTAR ISI.............................................................................................................  
BAB I PENDAHULUAN
A.     Latar Belakang.............................................................................................   
B.     Rumusan Masalah.......................................................................................   
C.     Tujuan...........................................................................................................
BAB II PEMBAHASAN
A.Pengertian Perencanaan..........................................................................
            B.Pentingnya Perencanaan Pendidikan.......................................................
BAB III PENUTUP
A.   Kesimpulan……………………………………………………………...............                       
B.   Saran……………………………………………………………………..............                                   

DAFTAR  PUSTAKA
BAB II
PENDAHULUAN

A.Latar belakang
            Perencanaan dalam arti yang sederhana dapat dijelaskan sebagai suatu proses mempersiapkan hal-hal yang akan dikerjakan pada waktu yang akan datang untuk mencapai tujuan  yang telah ditetapkan terlebih dahulu.Sudah sejak awal Pelita I istilah”Perencanaan pendidikan”dipergunakan secara luas` baik dikalangan pendidikan maupun diluar lingkungan pendidikan namun belum pernah ditetapkan satu defenisi secara resmi.
            Umumnya defenisi mengenai perencanaan pendidikan tidak disusun berdasarkan teori semata-mata,melainkan diangkat dari pengalaman praktek oleh berbagai negara.Indonesia menganut paham bahwa ada kaitan yang erat antara perencanaan dengan pelaksanaan.Hal ini terganbar jelas pada sistem dan mekanisme perencanaan yang diikuti dilingkungan Departemen Pendidikan  dan kebudayaandalam penyusunan perencanaan tahunan lima tahunan.
B.Rumusan masalah
            Adapun masalah-masalah yang kami akan bahas pada diskusi ini adalah sebagai berikut:
1.Apakah yang dimaksud dengan Perencanaan?
2.Apakah yang dimaksud dengan Pendidkan?
3.Bagaiman arti dan kepentingannya terhadap perencanaan pendidikan!
C.Tujuan
1.Untuk mengetahui arti dari Perencanaan
2.Untuk mengetahui arti dari Pendidikan
3.Untuk mengetahui arti dan kepentingannya terhadap perencanaan pendidikan

BAB I
PEMBAHASAN
PERENCANAAN PENDIDIKAN,ARTI DAN KEPENTINGANNYA

1.PENGERTIAN PERENCANAAN
            Perencanaan dalam arti yang sederhana dapat dijelaskan sebagai suatu proses mempersiapkan hal-hal yang akan dikerjakan pada waktu yang akan datang untuk mencapai tujuan  yang telah ditetapkan terlebih dahulu.Sudah sejak awal Pelita I istilah”Perencanaan pendidikan”dipergunakan secara luas` baik dikalangan pendidikan maupun diluar lingkungan pendidikan namun belum pernah ditetapkan satu defenisi secara resmi.
            Umumnya defenisi mengenai perencanaan pendidikan tidak disusun berdasarkan teori semata-mata,melainkan diangkat dari pengalaman praktek oleh berbagai negara.Indonesia menganut paham bahwa ada kaitan yang erat antara perencanaan dengan pelaksanaan.Hal ini terganbar jelas pada sistem dan mekanisme perencanaan yang diikuti dilingkungan Departemen Pendidikan  dan kebudayaandalam penyusunan perencanaan tahunan lima tahunan.
            Ada yang mendefinisikan perencanaan pendidikan sebagai suatu alat untuk mengatur siste pendidikan,penyesuaiannya dengan kebutuhan dan aspirasi seseorang dan masyarakat.Perencanaan harus mampu melihat bagaimana ganbaran masyarakat pada masa yang akan datang dan adalh tugas perncanaan untuk menyesuaikan sistem pendidikan kearah itu.C.E.Beeby dalam tulisannya memberikan defenisi tentang perencanaan pendidikan yang dianut oleh banyak negara berkembang ia mengemukakan suatu defenisi sebagai berikut:”Perencanaan pendidikan adalah suatu usaha untuk melihat ke masa depan dalam hal menentukan kebijaksanaan,prioritas dan biaya pendidikan dengan mempertingankan kenyataan-kenyataan yang ada dalam bidang ekonomi,sosial dan politik untuk pengembangan potensi sistem pendidikan nasional,memenuhi kebutahan bangsa dan anak didik yang dilayani oleh sistem tersebut.”Defenisi ini memperlihatkan dimensi baru dalam perencanaan di pendidikan.Perbedaan yang mencolok dengan tipe perencanaan klasik ialah dalam hal besarnya perhatian yang diberikan kepada pertumbuhan ekonomi,pengembangan sumber  tenaga kerja dan terhadap perencanaan makro.
            Adapula yang mendefenisikan perencanaan pendidikan sebagai”Suatu proses memepersiapkan seperangkat alternatif keputusan bagi kegiatan masa depan yang diarahkan kepada pencapaian tujuan dengan usaha yang optimal dengn mempertimbangkan kenyataan-kenyataan yang ada dibidang ekonomi,sosial budaya secara menyeluruh dari suatu negara “Mempersiapkan keputusan-keputusan atau alternatif kebijaksanaan untik kegiatan masa depan dalam pembangunan pendidikan adalah merupakan fungsi dari perencanaan pendidikan.Perencanaan pendidikan sebagai suatu strategi yang menghasilkan langkah-langkah untik menuju titik tujuan dengan arah yang akan ditatapkan  oleh GBHN.
            Defenisi-defenisi diatas masih tetap perlu disempurnakan untuk dapat menyatakan secara jelas dan tagas apakah sebenaranya perencanaan pendidikan itu,khususnya untuk pendidikan dinegara kita ini.Penyempurnaannya mungkin dapat dilakukan dengan mengawinkan dua defenisi terakhir,yaitu defenisi ynag dikemukakan oleh C.E.Beeby dan defenisi berikutnya.
            Perencanaan pendidikan di indonesia merupakan suatu proses penyusunan alternatif kebijaksaan mengatasi masalah yang akan dilksanakan dalam rangka mencapain tujuan pembangunan pendidikan nasioanal dengan mempertimbangkan kenyataan-kenyataan yang ada dibidng sosial ekonomi,sosial budaya dan kebutuhan pembangunan secara menyeluruh terhadap penddidika nasioanl.

2.PENTINGNYA PERENCANAAN PENDIDIKAN
            Perencanaan dapat menolong pencapaian suatu target atau sasaran secara lebih ekonomis,tepat waktu dan memeberi peluang untuk lebih mudah dikontrol dan dimonitoring dalam pelaksanaannya.Karena itu perencanaan sebagai unsur dan langkah pertama dalam fungsi pengelolaan pada umumnya menempati posisi yang amat penting dan amat menentukan.
Melalui perencanaan akan lebih terjamin adanya penghematan waktu,biaya dan pemakaian sumber daya secara lebih bermanfaat.
            Pentingnya perencanaan pendidikan di indonesia ditandaidangan adanya desakan masalah dalam berbagai aspek yang suka atau tidak harus dingani melaluiperencanaan.Tanpa perencanaan maka banyak masalah pendidikan yang akan tertunda penanganannya.Berikut ini dikemukakan beberapa desakan masalah pendidikan yang menuntut penanganannya melalui  perencanaan:           
a.Laju perkembangan pendidikan yang lamban antara tahun 1945-1968,semasa revolusi fisik,perjungan melawan penjajah  dan pergolakan politik menyebabakan terjadi disparitas yang mencolok dalam dunia pendidikan.
b.Dalam periode Pelita I,II,dan III (1969/70-1983/84)masyarakat menaruh perhatian beasr terhadap pendidikan.
c.Kebijaksanaan pemerintah untuk menampung semua anak umur(7-12)tahun ditingkat pendidikan dasar menjadikan perencanaan peningkatan daya tanpung harus ditangani secara menyeluruh,tidak cukup pada tingkat pusat tapi sampai ketingkat Propinsi,Kabupaten dan kecamatan.
            Mengingat bahwa pemecahan masakah-masalh pendidikan umunya dan perubahan sistem pendidikan khususnya mempunyai aspek ,menyangkut bidang lain dan akan membawa akibat yang luas pula,maka telah diadakan penahapanatau periodisasi dalam usaha-usaha kegiatan sebagai berikut:
1.Tahap Penyelamatan dan Rehabilitas yang berlangsung sampai dengan tahun 1971
2.Tahap konsolidasi dan Stabilisasi dari tahun 1971-1973
3. Tahap Konstruksi  dari tahun 1974.
            Berdasarkan tugas dan ruang lingkup tanggung jawab maka petugas-petugas perencana pendidikan dapat dikategorikan sebagai berikut:
a.Petugas perencana pada tingkat pusat(natioanal level)
b. Petugas perencana pada tingkat propinsi(regional level)
c. Petugas perencana pada tingkat kabupaten/kotamadya dan kecamatan(area level)
d. Petugas perencana pada tingkat sekolah institutional level)
            Tenaga perencana pendidikan ini diharapkan memiliki kemampuan untuk melakukan sejumlah kegiatan antara lain:
a.Menganalisis data pendidikan dan data lainnya yang diperlukan dalam penyusunan rencana
b.Menerjemahkan implikasi rencana ekonomi makro kedalam sektor pendidikan
c.Menganalisis proyeksi tenaga kerja nasioanl untuk seterusnya dikaitkan pada lulusan atau output pendidikan menurut tingkat dalam progran studi
d.Menggunakan rumus matamatis dalam perhitungan-perhitungan tertentu,misalnya memeperkirakan kebutuha jangka pendek jangka sedang dan jangka panjang secara kuantitatif
e.Menterjemahkan kebijaksanaan dalam suatu  rencana yang oprasiaoanal,dan
f.Menjabarkan suatu rencana pembangunan pendidikan ke dalam proyek-proyek’

BAB III
PENUTUP

A.Kesimpulan
            Perencanaan adalah suatu proses mempersiapkan hal-hal yang akan dikerjakan pada waktu yang akan datang untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan terlebih dahulu.Adapula yang mendefenisikan perencanaan pendidikan sebagai suatu proses mempersiapkan seperangkat alternatif keputusan bagi kegiatan masa depan yang diarahkan kepada pencapaian tujuan dengan usaha yang optimal dengan mempertimbangkan kenyataan-kenyataan yang ada dibidang ekonomi,sosial budaya secara menyeluruh dari suatu negara

B.Saran
            Sebaiknya kita harus memperbanyak membaca buku atau referensi mengenai Perencanaan Pendidikan,Arti dan Kepentingannya agar kita lebih memahami dan memahami tentang mata kuliah tersebut.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar